17 Tahun Menanti, Gereja Mepokoaso Akhirnya Diresmikan Wali Kota Siska Karina Imran


Kendari - Setelah melalui proses panjang selama 17 tahun, Gereja Jemaat Mepokoaso yang terletak di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, akhirnya diresmikan oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, pada Sabtu (12/4).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Wali Kota Kendari di hadapan jemaat dan tamu undangan. Gereja ini pertama kali dicanangkan pada tahun 2008 oleh Wali Kota Kendari saat itu, Asrun, melalui peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut.
Dalam sambutannya, Siska Karina Imran menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas rampungnya pembangunan gereja yang kini siap difungsikan sebagai pusat aktivitas keagamaan umat Kristiani di wilayah tersebut.
“Gereja memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai tempat beribadah, gereja juga menjadi tempat pembinaan moral dan spiritual, khususnya bagi umat Kristiani,” ujar Siska.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Gereja Mepokoaso diharapkan dapat mendukung pembangunan Kota Kendari, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam hal sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, gereja dan komunitas jemaat merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama serta mendorong pemberdayaan masyarakat.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Kendari menginginkan, dengan lahirnya dan tumbuhnya gereja ini, dapat membantu dalam hal pemberdayaan masyarakat. Terutama dalam menjaga kedamaian dan ketenteraman antar umat beragama di Kota Kendari,” tegasnya.
Ia juga menyerukan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh-tokoh agama demi menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.
Peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kendari, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kendari, Plt Camat Puuwatu, Lurah Punggolaka, Lurah Watulondo, serta perwakilan dari Kementerian Agama Provinsi Sultra.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaGubernur Sultra Dinilai Belum Manfaatkan Penuh Kekuasaannya
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







