2 Mahasiswa di Kendari Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penggelapan Motor


Kendari – Dua mahasiswa dari sebuah kampus negeri di Kendari bersama seorang pria asal Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dilaporkan ke Polresta Kendari atas dugaan penggelapan satu unit sepeda motor.
Laporan tersebut dilayangkan oleh seorang warga bernama Samsul yang mengaku mengalami kerugian setelah sepeda motor miliknya dibawa oleh para terlapor dan hingga kini belum dikembalikan.
Berdasarkan keterangan pelapor, dugaan penggelapan bermula dari persoalan pribadi antara salah satu terlapor berinisial IL dengan pacarnya berinisial F.
Dalam situasi tersebut, IL bersama F serta kakaknya berinisial IK mengambil sepeda motor milik Samsul dengan alasan dijadikan sebagai jaminan.
Namun, sesuai pengakuan korban, kendaraan tersebut tidak dikembalikan sebagaimana kesepakatan awal, sehingga ia memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
“Yang saya laporkan adalah penggelapan motor. Soal yang lain biarlah menjadi urusan masing-masing, saya hanya ingin hak saya dikembalikan,” ujar Samsul, Selasa (12/5/2026).
Dirinya menegaskan laporan yang disampaikan murni terkait dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor, bukan persoalan pribadi lainnya.
Saat ini, laporan tersebut telah terdaftar di Polresta Kendari dan tengah dalam proses penyelidikan oleh penyidik.
Kapolresta Kendari, Edwin Louis Sengka, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menindaklanjuti.
“Kami telah memerintahkan penyidik untuk menindaklanjuti laporan ini,” ujarnya.
Pelapor berharap pihak kepolisian dapat menangani kasus ini secara profesional dan memberikan kepastian hukum atas dugaan penggelapan yang dilaporkannya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPemkot Baubau Beri Lampu Hijau, Peningkatan Status Pos SAR Jadi Prioritas
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







