Bukan Obat Panjang Umur, Barang Dagangan Wanita di Kendari Ini Malah Mematikan


Kendari - Alih-alih menikmati masa senja dengan penuh kebijaksanaan, Rosdiana (58), seorang wanita asal Kota Kendari, justru memilih jalan yang berbahaya.
Ia harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga terlibat dalam bisnis haram peredaran narkoba jenis sabu.
Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari menangkap Rosdiana di rumahnya di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, pada Minggu, 2 Februari 2025, sekitar pukul 16.00 WITA.
Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakir Musni, mengatakan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku yang diduga sebagai pengedar sabu,” ujar AKP Andi Musakir, Jumat (7/2).
Bukan ramuan panjang umur yang ditemukan di rumahnya, melainkan dua saset plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat bruto 6,85 gram.
Selain itu, polisi juga menyita timbangan digital, ponsel, satu ball plastik bening, serta beberapa barang rumah tangga yang diduga digunakan untuk bisnis gelap ini.
“Saat diamankan, kami menemukan barang bukti berupa 2 saset plastik bening berisikan kristal bening diduga Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 6,85 gram,” ungkap Andi Musakir.
Kini, Rosdiana harus menghabiskan masa tuanya di balik jeruji besi, bukan bersama cucu dan keluarga.
Polisi masih mendalami apakah ia bagian dari jaringan yang lebih besar dalam peredaran narkoba di Kendari.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa narkoba tak hanya merusak generasi muda, tetapi juga menyeret mereka yang seharusnya menjadi teladan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan mereka, sebelum racun ini semakin menyebar dan merusak lebih banyak kehidupan.
Berita BerikutnyaTancap Gas! Infrastruktur Buton Tengah Masuk Jalur Cepat DPR RI
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







