DPRD Sultra Dorong Sinkronisasi Data TKA di Proyek Strategis Nasional Kolaka


Kolaka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan pentingnya sinkronisasi data Tenaga Kerja Asing (TKA) yang terlibat dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya di sektor pertambangan di Kabupaten Kolaka.
Penegasan itu disampaikan dalam agenda koordinasi Komisi IV DPRD Sultra bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kolaka, Kamis (3/7), yang juga dihadiri kepala dinas setempat serta perwakilan HRD dari sejumlah perusahaan tambang, seperti PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), PT Vale Indonesia Tbk, PT Ceria Nugraha Indotama, dan lainnya.
Anggota Komisi IV DPRD Sultra, Ali Mardan, menekankan pentingnya konsistensi dan keterpaduan data lintas lembaga sebagai upaya memperkuat pengawasan terhadap keberadaan TKA.
“Kita butuh satu data yang sama. Jangan sampai datanya beda-beda antara kabupaten, provinsi, dan kementerian. Ini menyulitkan pengawasan dan menciptakan ruang abu-abu dalam tata kelola TKA,” tegas politisi PKB tersebut.
Ia juga menambahkan, keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap keberadaan tenaga kerja asing di wilayah tersebut.
“Masyarakat butuh kepastian. Kalau datanya terbuka dan sinkron, tidak akan ada kecurigaan yang berlebihan. Ini penting untuk menjaga iklim investasi yang sehat dan berpihak pada kepentingan daerah,” lanjutnya.
Senada, Anggota DPRD Sultra lainnya, La Ode Abdul Muzafar, turut menyoroti perlunya keberpihakan dalam kebijakan ketenagakerjaan, terutama dalam memastikan ruang bagi tenaga kerja lokal tetap terlindungi.
“Kami ingin pastikan bahwa keberadaan TKA bukan untuk menggantikan peran tenaga kerja lokal, tapi benar-benar pada posisi yang memang belum bisa diisi oleh SDM kita sendiri,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.
Ia juga mendorong agar setiap perusahaan memiliki skema alih teknologi dan peningkatan kapasitas bagi tenaga kerja lokal, guna memastikan proyek-proyek strategis nasional memberikan dampak jangka panjang bagi daerah.
Selain Ali Mardan dan La Ode Abdul Muzafar, turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Andi Muhamad Saenudin (Golkar), serta Irfani Thalib (PKB). Keduanya menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk memperkuat fungsi pengawasan ketenagakerjaan di daerah.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKapolda Sultra Ingatkan Mahasiswa: Kritis Harus Dibekali Ilmu
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







