Kuasa Hukum Bongkar Fakta! KUPP Kolaka Sudah Sesuai Aturan Inavornet


Kendari - Kuasa hukum Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Kolaka membantah keras tudingan penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan izin sandar dan izin berlayar.
Dalam keterangannya, mereka menegaskan bahwa seluruh proses perizinan di KUPP Kolaka telah mengikuti prosedur resmi, termasuk sistem daring berbasis Inavornet.
“Klien kami menjalankan tugas berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan sesuai kewenangannya,” tegas Laode Muhammad Hiwayad, salah satu kuasa hukum SPI, Selasa (6/5), di Kendari.
Menurutnya, penerbitan izin sandar maupun berlayar dilakukan dengan penuh tanggung jawab, berbasis aturan, serta mempertimbangkan kepentingan publik.
“Semua izin yang dikeluarkan didasari oleh surat permohonan resmi, dilengkapi dokumen sah, bahkan ada yang dituangkan dalam akta notaris dan telah disampaikan ke Dirjen Hubla,” tambahnya.
Pernyataan senada disampaikan Abdul Razak Said Ali, kuasa hukum lainnya. Ia menyebut kliennya telah diperiksa secara mendalam oleh Kejaksaan Tinggi Sultra, dengan total 38 pertanyaan.
“Dalam pemeriksaan, klien kami kooperatif. Tidak ada indikasi menyembunyikan data atau menghindari proses hukum. Semua dijawab sesuai fakta,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa KUPP Kolaka kini telah mengadopsi sistem digital Inavornet dalam pengelolaan izin pelayaran, sehingga prosesnya transparan dan terekam secara elektronik.
“Kalau seluruh dokumen lengkap dan sesuai aturan, maka izin dikeluarkan. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Sistemnya pun online dan dapat ditelusuri,” pungkasnya.
Sementara proses hukum masih berjalan, pihak kuasa hukum berharap publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, dan mempercayakan sepenuhnya kepada mekanisme penegakan hukum yang berlaku.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKMP Pulau Rubiah Segera Beroperasi Kembali di Rute Tondasi–Torobulu
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







