LPKA Kendari Manfaatkan Lahan SAE, Tanam Jagung dan Sayuran untuk Dukung Program Nasional


Kendari - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari memanfaatkan lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas sekitar 6.000 meter persegi dengan menanam jagung dan berbagai jenis sayuran, Kamis (4/9).
Program ini merupakan implementasi dari 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulardi, menegaskan pemanfaatan lahan SAE bukan sekadar aktivitas pembinaan, melainkan langkah strategis menjaga lingkungan.
“Pemanfaatan lahan ini sekaligus meminimalisir kerusakan lahan. Harapannya bisa diikuti lapas, rutan, dan bapas se-Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional.
“Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden,” tegas Sulardi.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Kendari. Asisten III, Imran Ismail, yang hadir mewakili Wali Kota Siska Karina Imran, menyebut program ini sebagai wujud nyata pelaksanaan agenda nasional.
“Kegiatan ini merupakan perwujudan Asta Cita Presiden. Saya yakin dengan kegiatan ini, para anak binaan akan mendapatkan pengalaman berharga. Mereka bisa memproduksi pangan lokal sekaligus memperbaiki ruang hidup,” katanya.
Imran menambahkan, kolaborasi Pemkot dan lembaga pemasyarakatan perlu diperkuat.
“Mudah-mudahan Kota Kendari bisa mengambil andil. Ini adalah langkah awal kerjasama membangun kota lebih mandiri dan berdesain. Momentum ini memperkuat komitmen membangun Kendari,” jelasnya.
Anggota DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala, juga menilai program ini sebagai langkah maju pembinaan anak binaan.
“Kegiatan yang sangat positif. Kita bisa melihat ada kemandirian yang coba dibangun LPKA, nanti manfaatnya dapat dirasakan orang banyak. Saya sangat mengapresiasi dan akan mendorong pemerintah kota untuk memberi perhatian lebih,” tegas politisi PKS itu.
Sementara itu, Kepala LPKA Kendari, Mustar Taro, berharap kegiatan ini memberi dampak langsung bagi anak didik pemasyarakatan (andikpas).
“Kami ingin mereka belajar dan memiliki keterampilan yang bisa digunakan ketika keluar nanti,” ungkapnya.
Sebagai simbol, kegiatan ditandai dengan penanaman cabai, kangkung, jagung, dan kelapa di lahan SAE LPKA Kendari.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPatroli Skala Besar di Kendari Ungkap Masalah Balapan Liar dan Jalan Gelap
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







