Daerah  

Pastikan Pembangunan Merata, Pj Bupati Kunjungi Desa Terpencil di Mubar

Dr Bahri berada di Desa Pasi Padangan. Foto: Denyi Risman/Sultranesia.

Mubar – Untuk memastikan perkembangan dan kebutuhan pembangunan di daerahnya, Panjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar), Dr Bahri mengunjungi Desa Pasi Padangan, Kecamatan Maginti pada Rabu (29/3) pagi.

Desa Pasipadangan ini merupakan desa terpencil yang letaknya berada di pulau terluar atau pulau yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bombana.

Dari kunjungan ini, pemerintah daerah bisa memetakan berbagai persoalan mulai dari masalah kedisiplinan hingga persoalan infrastruktur untuk kemudian mengambil kebijakan yang dianggap perlu.

Dr Bahri bersama sejumlah OPD saat berada di Pasi Padangan. Foto: Denyi Risman/Sultranesia.

Hal itu diungkap Bahri disela-sela kegiatan yang didampingi Asisten II Muhammad Naazirun, Kadis Pendidikan Ahmad Ramadhan, Plt Kadis Perhubungan Bahrun Laemaka Siharis, Kasat Pol PP Liber, Inspektur Agustamin Sujono dan Camat Maginti Muslimin.

Alumni 07 STPDN Jatinangor ini melihat, Desa Pasipadangan masih kesulitan fasilitas listrik, jaringan seluler hingga air bersih.

Selain itu, persoalan lain yang ada di desa ini adalah kurangnya dukungan infrastruktur mulai dari pendidikan, kesehatan dan lainnya.

“Untuk itu, tahun depan kita akan diprioritaskan membangun PLTS di Desa Pasipadangan dan Pulau Gala,” ujar Bahri.

Dr Bahri menyempatkan diri mengunjungi para siswa di Pasi Padangan. Foto: Denyi Risman/Sultranesia.

Lebih lanjut, setelah melakukan diskusi kepada guru-guru yang bertugas di SD 9 Maginti, satu-satunya sekolah di Desa Pasi Padangan, ada permintaan dari guru agar kesejahteraan mereka lebih diperhatikan.

Para guru mengeluhkan kesenjangan antara pengajar yang bertugas di pulau dan di darat terutama pulau terluar.

“Saya akan membuat kebijakan tambahan penghasilan yang lebih dibandingkan dengan guru yang di darat. Hal ini, kita lakukan sebagai motivasi agar guru lain mau datang mengajar di pulau terpencil seperti di Desa Pasipadangan ini,” tandasnya.


Laporan: Denyi Risman

error: Content is protected !!
Exit mobile version