Pencuri 14 Sapi yang Meresahkan Peternak di Konawe Akhirnya Diciduk Polisi

Sultranesia
1 Min Baca
Pencuri 14 Sapi yang Meresahkan Peternak di Konawe Akhirnya Diciduk Polisi
Pelaku berinisial AR (31), warga Desa Andabia, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Kepolisian Resor Konawe akhirnya membekuk seorang pria yang diduga kuat menjadi pelaku pencurian belasan ekor sapi di sejumlah wilayah Kabupaten Konawe. Aksi pencurian ini disebut dilakukan berulang kali dan sempat membuat para peternak resah.

Terduga pelaku diamankan pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 16.30 Wita di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha.

Penangkapan dilakukan oleh personel Pamapta Polres Konawe bersama Unit Opsnal Resmob Polres Konawe.

Operasi penangkapan dipimpin langsung oleh Ipda Muhammad Fiqrih, dengan dukungan tim Resmob di bawah kendali Aiptu Supahmil. Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan.

Kapolres Konawe AKBP Noer Alam melalui Kasat Reskrim Polres Konawe AKP Taufik Hidayat, mengungkapkan, terduga pelaku berinisial AR (31), warga Desa Andabia, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AR mengakui telah mencuri sedikitnya 14 ekor sapi di tiga lokasi berbeda.

Empat ekor sapi dicuri di Desa Anggotoa, tepatnya di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tenggara. Lima ekor sapi lainnya diambil dari kawasan sekitar Bendungan Anggotoa, sedangkan lima ekor sapi sisanya dicuri dari Desa Andabia.

Polisi turut mengamankan dua ekor sapi yang diduga kuat merupakan hasil pencurian sebagai barang bukti. Hewan ternak tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini, Unit Opsnal Resmob Polres Konawe masih melakukan pengembangan kasus untuk menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain serta mencari keberadaan sisa ternak yang diduga telah dijual atau dipindahkan.

Polres Konawe memastikan akan meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kasus pencurian hewan ternak yang selama ini kerap terjadi dan meresahkan warga, khususnya di wilayah pedesaan.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaJamin Akses Kesehatan Masyarakat, Pemkot Kendari Raih Penghargaan UHC Award 2026
Bagikan:

Baca Juga