Rapat Paripurna Pengangkatan Bupati Koltim Definitif Kembali Gagal Digelar


Kendari - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dengan agenda pengusulan dan pengangkatan bupati definitif kembali batal digelar. Sidang yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026 itu kembali tertunda lantaran jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi syarat kuorum.
Ini menjadi penundaan kedua dalam sepekan. Sebelumnya, rapat paripurna dengan agenda yang sama dijadwalkan pada Kamis, 9 Juli 2026. Saat itu, rapat sempat diskorsing dua kali untuk menunggu kehadiran anggota DPRD, namun tetap gagal dilaksanakan karena tidak mencapai kuorum.
Anggota DPRD Kolaka Timur, Irwansyah, membenarkan bahwa rapat paripurna pada Senin kembali tidak dapat dilanjutkan akibat minimnya kehadiran anggota dewan.
"Kemarin (Senin, 13 Juli 2026) paripurna tidak kuorum," kata Irwansyah saat dikonfirmasi Sultranesia.com, Selasa (14/7).
Ia menjelaskan, seluruh anggota Fraksi NasDem hadir sesuai arahan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem, kecuali satu anggota yang sedang sakit.
"Seluruh anggota Fraksi NasDem kecuali yang sakit hadir, sesuai arahan DPW Partai NasDem," ujarnya.
Menurut Irwansyah, sedikitnya tujuh anggota Fraksi NasDem hadir dalam rapat tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah kehadiran anggota dari fraksi lainnya.
"NasDem yang hadir tujuh orang, kalau partai lain saya kurang perhatikan karena keluar masuk," katanya.
Sekretaris DPD Partai NasDem Koltim ini juga mengungkapkan hingga kini belum ada kepastian kapan rapat paripurna akan kembali dijadwalkan. Pasalnya, rapat sebelumnya hanya menghasilkan berita acara tanpa keputusan apa pun karena tidak memenuhi kuorum.
"Tidak dijadwalkan lagi kemarin, hanya ada berita acara. Tidak ada keputusan karena tidak kuorum," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kolaka Timur, Jumhani, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait kembali batalnya rapat paripurna pengusulan dan pengangkatan bupati definitif Kolaka Timur.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaKejati Sultra Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi Tambang PT AMIN
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







