Sebut Wartawan Idiot, Kadis Pariwisata Sultra Ridwan Badallah Dilaporkan ke Polda

Komite Keselamatan Jurnalis Sulawesi Tenggara (KKJ Sultra) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari resmi melaporkan Kepala Dinas Pariwisata Sultra Ridwan Badallah ke Polda Sultra, pada Selasa (15/9/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sultra, Selasa (15/9/2026).

Laporan tersebut dilayangkan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara menyusul pernyataan Ridwan Badallah yang menyebut wartawan dengan sebutan “idiot” melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara.

Ucapan tersebut dilontarkan Ridwan saat menanggapi pertanyaan seorang jurnalis kepada Gubernur Sultra terkait denda terhadap PT Tomia Mitra Sejahtera (TMS).

Koordinator KKJ Sultra, Fadli Aksar, mengatakan laporan itu ditempuh sebagai bentuk upaya menjaga marwah profesi jurnalis sekaligus iklim pers di Sulawesi Tenggara.

Menurut Fadli, laporan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi siapapun agar tidak mudah merendahkan atau melecehkan profesi jurnalis.

“Kerja-kerja jurnalis untuk memberikan informasi yang baik dan benar kepada publik dilindungi konstitusi,” kata Fadli.

Ia menegaskan, apabila ada pihak yang keberatan dengan pemberitaan atau kerja-kerja jurnalistik, tersedia mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Fadli menyebut pihak yang merasa keberatan dapat menggunakan hak koreksi, hak jawab, atau mengadukan persoalan tersebut kepada Dewan Pers.

“Gunakan hak koreksi, hak jawab, atau mengadukan ke Dewan Pers, bukan diserang secara fisik maupun verbal,” ujarnya.

Fadli juga menilai pernyataan yang dilontarkan Ridwan Badallah merupakan bentuk kekerasan verbal dan intimidasi terhadap jurnalis yang tengah menjalankan tugas profesinya.

“Serangan terhadap jurnalis merupakan ancaman nyata bagi kebebasan pers dan merusak iklim demokrasi. Umpatan ini sangat melukai dan mencoreng profesi, sehingga harus dilawan agar bisa memberi pelajaran kepada siapapun untuk tidak mudah merendahkan profesi,” jelasnya.


Editor: Andise SL

error: Content is protected !!