Seorang Pria di Kendari Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah


Kendari - Seorang pria di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Crispenus Larira ditemukan tergeletak bersimbah darah.
Pria tersebut ditemukan tergeletak oleh warga di Jembatan Teluk Kendari sekitar pukul 20.00 WITA pada Rabu 21 Juni 2023.
Setelah ditemukan, korban dibawa ke Puskesmas Abeli, karena kondisi yang tidak memungkinkan korban kemudian dirujuk ke RSUD Kota Kendari.
Berdasarkan keterangan perawat di RSUD Kendari terdapat luka tusuk sedalam tujuh centimeter di perut sebelah kiri korban.
Kemudian samping kiri dan kanan pinggang sedalam tiga centimeter, dan luka sayatan sepanjang enam centimeter.
Kakak korban, Fransiskus Larira yang ditemui di RSUD Kendari tidak mengetahui pasti penyebab adiknya itu mengalami tusukan hingga bersimbah darah.
Pasalnya, dia hanya mendapat informasi kalau adiknya tersebut ditemukan bersimbah darah di Jembatan Teluk Kendari.
"Ada tukang parkir yang kasih tahu, itu tukang parkir dia teriak, Kris ditikam saya langsung keluar rumah," katanya.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman membenarkan terkait hal itu.
Eka menjelaskan, bahwa korban selama ini tinggal di rumah kakaknya, Fransiscus Larira di Jalan Bunga Kamboja, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat.
Menurut keterangan pihak keluarga, lanjut Eka, korban mengalami penyakit stroke dan baru saja keluar dari Rumah Sakit Jiwa karena gangguan kejiwaan.
Sehari-hari korban hanya berjalan tanpa arah dan tujuan, dan akan kembali ke rumah jika ingin makan.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, sebab korban belum bisa dimintai keterangan.
Laporan: Rijal | Editor: Wiwid Abid A
Berita BerikutnyaSetubuhi Gadis di Bawah Umur, Ramaja 15 Tahun di Kendari Ditangkap Polisi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







