Waspada Pencurian Modus Baru di Kendari, Pura-pura Sok Kenal Dekat


Kendari - Sebuah pencurian yang dilakukan secara licik terjadi di rumah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Kendari berinisial AA pada Kamis pagi (10/10).
Dalam peristiwa tersebut, cincin emas seberat 10 gram milik ibu korban berhasil dicuri oleh seorang perempuan yang menyamar sebagai teman keluarga. Kejadian ini berlangsung di Kelurahan Sanua, Kendari Barat.
AA menjelaskan dalam laporannya kepada Polsek Kemaraya bahwa awalnya, ibunya tidak menyadari akan modus yang digunakan oleh pelaku.
Sang pelaku, yang mengenakan jaket abu-abu tua dan helm biru, mendekati ibu korban dan mengaku sebagai teman dari anaknya.
“Saya punya mama rencananya ke depan rumah beli kudapan pagi hari. Kemudian disapa oleh pengendara motor berjaket abu-abu tua dan berhelm biru yang mengaku teman saya. Mama saya langsung percaya,” ungkap AA menceritakan kronologi kejadian.
Setelah membangun rasa percaya, pelaku membawa ibu korban untuk membeli kue kudapan. Kemudian, pelaku kembali ke rumah dan duduk di teras sambil berpura-pura menawarkan jasa mengurut kaki, tangan, dan punggung korban.
Pelaku dengan licik menyarankan agar ibu korban melepaskan cincin emas yang dipakai agar tidak terganggu saat diurut menggunakan minyak.
“Dia sarankan agar melepaskan cincin karena dia mau urut pakai minyak,” lanjut AA. Setelah meminta izin untuk mengambil minyak urut yang katanya ada di motornya, pelaku kemudian melarikan diri.
Nilai kerugian akibat pencurian ini diperkirakan mencapai Rp 12 juta. AA segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemaraya, yang saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menangkap pelaku.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaBaru Dilantik, Satu Anggota DPRD Kendari Ditetapkan sebagai Tersangka
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







