Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Dipanggil KPK dalam Kasus RSUD Kolaka Timur


Jakarta - Skandal dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur senilai Rp126 miliar kian menyeret pejabat tinggi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi memanggil Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Azhar Jaya, sebagai saksi pada Selasa (23/9).
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Selasa.
Selain Azhar, penyidik KPK juga memanggil Direktur Utama PT Griksa Cipta, Aswin Griksa Fitranto. Kedua saksi hadir dengan jeda menit. Berdasarkan informasi, Azhar Jaya tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.55 WIB, sedangkan Aswin menyusul pada pukul 10.01 WIB.
Meski begitu, Budi belum menyampaikan materi apa yang akan digali penyidik dari keduanya.
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Agustus 2025 di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Jakarta.
Dari OTT tersebut, 12 orang diamankan, lima di antaranya ditetapkan tersangka, termasuk Bupati Kolaka Timur Abdul Azis dan pejabat Kemenkes Andi Lukman Hakim.
Abdul Azis diduga meminta commitment fee sebesar Rp9 miliar dari nilai proyek, dan telah menerima Rp1,6 miliar.
Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Kemenkes, Liendha Andajani, serta sejumlah pejabat Pemkab Kolaka Timur.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaHanya 3 Daerah di Sultra Disiplin Lapor Realisasi Anggaran, Staf Ahli Gubernur Ingatkan Kepala Daerah
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







