Dirkrimsus Polda Sultra Sidak Pasar Kendari, Ingatkan Pedagang Tak Mainkan Harga


Kendari - Tim Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara bersama Satgas Saber Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Mandonga, Kota Kendari, Sabtu (14/2) sekitar pukul 09.30 Wita. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di pasaran.
Dalam pemantauan tersebut, petugas mengecek langsung harga sejumlah komoditas di tingkat kios dan distributor. Hasilnya, secara umum harga kebutuhan pokok masih terpantau stabil dan stok dinyatakan mencukupi. Meski ada beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, kenaikannya dinilai masih dalam batas wajar.
Dari hasil pengecekan di lapangan, bawang merah dijual dengan harga berkisar Rp 40.000 hingga Rp42.000 per kilogram, bawang putih Rp 40.000 per kilogram, tomat Rp10.000 per kilogram, dan cabai Rp 43.000 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual antara Rp16.000 hingga Rp16.500 per liter, sedangkan beras medium berada di kisaran Rp13.600 per kilogram.
Direktur Reskrimsus Polda Sultra Kombes Pol Dody Ruyatman yang juga menjabat sebagai Kasatgas Saber Pengendalian Harga Pangan, mengingatkan para pedagang agar tidak memainkan harga secara sepihak.
"Kami mengimbau para pedagang tetap menjaga stabilitas harga dan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Dody di sela-sela kegiatan.
Sidak berlangsung hingga pukul 12.10 Wita dan berjalan aman serta kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif Polda Sultra untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus memastikan distribusi dan penjualan berjalan sesuai ketentuan, demi melindungi masyarakat sebagai konsumen.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaAktivitas Pengapalan di PT Bososi Pratama Tetap Berjalan di Tengah Sorotan
Baca Juga
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
KKP Bidik 169 Lokasi KNMP di Sultra, Ini Syarat Lolos Penilaian
Kendari – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 169 calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tahun 2027. Namun, seluruh lokasi tersebut…
DPRD Muna Barat Siapkan Ranperda Ekonomi Kreatif, Ini Deretan Fasilitas yang Dibidik
Muna Barat – DPRD Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, mulai membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yang memuat sejumlah dukungan bagi pelaku usaha, mulai dari…
Ekspor Sultra Naik 23,13 Persen, Tiongkok Serap 95,30 Persen
Kendari – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Agustus 2026 mencapai US$342,86 juta, meningkat 23,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat US$278,46 juta. Data tersebut…
Geram Barcode Mobil Dipakai Orang Lain Beli Pertalite, Warga Kendari Minta SPBU Cari Pelakunya
Kendari – Warga Kota Kendari, Atika Harli, geram setelah barcode kendaraan miliknya kembali digunakan orang lain untuk membeli BBM subsidi di SPBU THR di Jalan Budi Utomo, Kelurahan…







