News  

Kemenkumham Sultra Dengar Kritik dan Saran Wartawan Melalui “Pojok Aspirasi”

Coffee morning Kenwilkemenkumham Sultra dengan sejumlah jurnalis di Kendari, Senin (4/7). Foto: Dok. Istimewa.

Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk membuka ruang kritik dan saran seluas-luasnya kepada masyarakat, khususnya jurnalis.

Salah satunya dengan menggelar coffee morning dengan sejumlan jurnalis di Kota Kendari di ruang Pojok Aspirasi kantor Kanwil Kemenkumham Sultra pada Senin (4/7).

Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba secara langsung hadir didampingi sejumlah kepala divisi, staf dan pegawai.

Dalam kesempatan itu, sejumlah jurnalis memberikan kritik, saran dan masukan kepada jajaran Kanwil Kemenkumham Sultra, salah satunya terkait kemudahan akses informasi yang diperoleh jurnalis.

Sejumlah jurnalis juga mengapresiasi kinerja Kemenkumham Sultra selama ini, yang dinilai sudah cukup baik dalam hal pelayanan publik.

Selain itu, sejumlah jurnalis juga mengingatkan terkait beberapa hal yang masih menjadi sorotan, misalnya terkait pemberitaan bahwa diduga masih ada warga binaan yang menjadi pengendali narkoba dari dalam Lapas.

Hal lain yang menjadi saran para awak media yakni tentang over kapasitas Lapas maupun Rutan di Sulawesi Tenggara, dan harus segera mencarikan solusi, salah satunya dengan mendirikan Lapas baru.

Kakanwil Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya selalu terbuka dan kritik dan saran dari awak media.

“Dengan adanya kritik dan saran ini tujuannya agar kinerja kami semakin baik lagi. Mana yang kurang baik harus diperbaiki lagi, dan sudah baik harus dipertahankan,” kata Silvester.

Silvester juga menyampaikan bahwa insan Kemenkumham dan jurnalis merupakan mitra strategis dalam banyak hal. Utamanya terkait penyebar luasan informasi ke publik.

“Jurnalis juga mitra kami dalam mengingatkan kinerja kami agar lebih baik lagi,” katanya.

Dirinya juga berkomitmen hubungan baik antara Kemenkumham Sultra dan jurnalis harus dipertahankan, meskipun nantinya dia dipindah tugaskan ke tempat lain lagi.

“Hubungan baik seperti ini harus tetap dipertahankan ke depanya,” pungkas dia.


Editor: Wiwid Abid Abadi

error: Content is protected !!
Exit mobile version