Ngeri, Pria di Kolaka Utara Ditemukan Tewas dengan Tombak Menancap di Dada

Sultranesia
1 Min Baca
Ngeri, Pria di Kolaka Utara Ditemukan Tewas dengan Tombak Menancap di Dada
Ilustrasi penikaman. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Peristiwa mengerikan terjadi di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang pria berinisial S (47) ditemukan tewas dengan tombak menancap di dadanya.

Korban ditemukan bersimbah darah di lahan perkebunan di Desa Loka, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, pada Sabtu (12/7) sekitar pukul 17.00 Wita.

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara menyimpulkan bahwa S adalah korban pembunuhan.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara Aipda Ahmad Saiful, mengungkapkan bahwa terduga pelakunya adalah A, warga setempat.

Dugaan awal, korban S dan terduga pelaku A sempat cekcok hingga adu fisik gegara masalah selang air. Di mana pelaku A diduga kerap mencabut selang air yang mengalir ke kebun korban. Akibatnya, lahan perkebunan korban kerap tidak teraliri.

Dugaan penyebab ini berdasarkan keterangan istri korban. "Keterangan istri korban, selang air suaminya sering dicabut oleh terduga pelaku sehingga lahan perkebunan ladanya tidak dialiri air," jelas Aipda Ahmad Saiful.

"Korban ini memang sering berselisih dengan terduga pelaku soal selang air. Dugaan awalnya perselisihan air sehingga terjadi penganiayaan yang membuat korban meninggal dunia," imbuhnya.

Polisi menduga kuat bahwa pelaku pembunuhan itu adalah A, sebab, selain A sering berselisih dengan korban terkait masalah air, tombak yang menacap di dada korban juga adalah milik A.

Selain itu, setelah kejadian itu, terduga pelaku A juga sudah tidak diketahui keberadaannya. Diduga kuat korban melarikan diri ke hutan.

"Kalau untuk memastikan bahwa pelaku adalah inisial A itu berdasarkan dari tombak (yang menancap di dada korban). Karena diperoleh informasi, tombak itu milik A," jelasnya.

"Terduga pelaku untuk saat ini masih belum diketahui secara pasti keberadaannya, diperkirakan masih bersembunyi di hutan karena sudah terbiasa hidup di hutan," sambungnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadal terduga pelaku A.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaKapolda Sulawesi Tenggara Minta Bandar Narkoba Dihukum Mati
Bagikan:

Baca Juga