Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Siska-Sudirman: Fondasi Kuat, Optimisme Berlanjut


Oleh: LM Rajab Jinik D, S.Sos., M.Hum
Di awal fase kepemimpinan, publik selalu dihadapkan pada dua pilihan, menunggu dengan ragu, atau mengawal dengan keyakinan. Satu tahun perjalanan Siska-Sudirman telah memberi gambaran bahwa arah pembangunan Kota Kendari tidak berjalan tanpa kompas.
Fondasi telah diletakkan, indikator makro menunjukkan stabilitas, dan ruang kolaborasi antara pemerintah, DPRD, serta masyarakat tetap terbuka.
Tentu, tidak ada pemerintahan yang tanpa kekurangan. Kritik adalah vitamin demokrasi, dan evaluasi adalah bagian dari kedewasaan politik. Namun adil kiranya jika kita juga mengakui kerja-kerja yang telah dimulai.
Stabilitas ekonomi yang terjaga, kualitas pembangunan manusia yang tetap tinggi, serta upaya memperkuat pelayanan publik adalah tanda bahwa kepemimpinan ini tidak berjalan di tempat.
Di tengah dinamika dan tantangan yang tidak ringan, keberanian menjaga kesinambungan menjadi penting. Pembangunan bukan lomba lari jarak pendek, melainkan maraton panjang yang membutuhkan konsistensi.
Karena itu, dukungan publik bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan, tetapi memilih untuk menguatkan yang sudah baik agar menjadi lebih baik lagi.
Kini saatnya energi kolektif diarahkan untuk mempercepat langkah. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi masyarakat juga tidak boleh sekadar menjadi penonton. Jika fondasi sudah diletakkan, maka tugas kita bersama adalah memastikan bangunan ini berdiri kokoh.
Mendukung kepemimpinan Siska–Sudirman hari ini bukan sekadar pilihan politik, tetapi komitmen untuk menjaga stabilitas, melanjutkan pembangunan, dan memastikan harapan masyarakat tidak terhenti di tengah jalan.
Karena pada akhirnya, yang kita bela bukan sekadar figur, melainkan masa depan kota yang ingin kita lihat tumbuh lebih maju dan berkeadilan.
*) Penulis adalah Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari.
Berita BerikutnyaEkspose Satu Tahun Siska-Sudirman Membangun Kota Kendari Semakin Maju
Baca Juga
Di Balik Asap Sumatera dan Kalimantan: Pasar Global, Keuntungan, dan Tanggung Jawab Negara
Oleh: Ridwan Dhani Wirianata Setiap kali kebakaran hutan melanda Sumatera dan Kalimantan, perhatian publik biasanya tertuju pada kepulan asap dan upaya pemadaman. Namun, ada pertanyaan mendasar: mengapa kebakaran…
Nikel Kabaena dan Ujian Akuntabilitas Pemerintah Daerah
Oleh: Karno Kendaraan listrik kerap dipromosikan sebagai solusi utama dalam mengatasi krisis iklim global. Namun, di balik ambisi dunia mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, terdapat lonjakan kebutuhan…
Menakar Konstruksi Hukum Penambangan di Pulau-pulau Kecil Berdasarkan UU Nomor 27/2007
Oleh: Dr Jamal Aslan, SH, MH Hakikat penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya sebagaimana termaktub dalam Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar…
Ketika Masa Lalu Pencalonan Kembali Disoal: Kepastian Hukum Vs Keadilan Substantif dalam PHPU
Oleh: Dr. Jamal Aslan, S.H., M.H Sebagai praktisi dan akademisi hukum yang berpegang pada prinsip negara hukum, momentum gugatan yang diajukan oleh Prof Denny Indrayana beserta para pemohon…
Kemerdekaan, Politik Kehadiran, dan Cinta
Oleh: Jaelani, S.IP., M.Si SETIAP kali bulan Agustus menyapa, ruang-ruang publik kita dipenuhi oleh warna merah putih, kibaran bendera, serta gaung pekik "Merdeka!" yang menggema dari pinggiran desa…
Sindrom Nimby Sampah di Kota Kendari
Oleh: Ishak Bafadal Sampah merupakan masalah bagi semua kota. Setiap hari kita selalu dihadapkan dengan persoalan sampah, yang seolah menjadi masalah yang tak terpecahkan. Salah satu penyebab persoalan…







