Danden POM XIV/3 Kendari: Kasus Pemukulan di Polsek Tiworo Tengah Naik ke Tahap Penyidikan


Kendari - Komando Polisi Militer (POM) XIV/3 Kendari resmi menaikkan status kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Polsek Tiworo Tengah ke tahap penyidikan. Insiden yang melibatkan dua oknum anggota TNI itu terjadi saat malam takbiran Idulfitri 1446 Hijriah di Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat.
“Masih dalam proses penyidikan karena koneksitas perkaranya,” tegas Danden POM XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (13/5).
Dua oknum TNI yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap empat anggota kepolisian, termasuk Kapolsek Tiworo Tengah IPDA M. Saleh, hingga kini masih dalam penahanan pihak Polisi Militer.
“Sampai saat ini masih ditahan,” tambah Letkol Haryadi.
Disinggung soal motif, perwira menengah TNI itu mengungkapkan bahwa aksi kekerasan tersebut tidak dipicu pengaruh alkohol, melainkan berlangsung spontan akibat hubungan emosional pelaku dengan salah satu warga sipil yang terlibat keributan dengan polisi.
“Tidak ada pengaruh alkohol. Spontanitas saja karena ada hubungan keluarga dengan pelaku dari masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, insiden pemukulan terhadap aparat kepolisian terjadi pada Senin (31/3) dini hari, tepat di depan kantor Polsek Tiworo Tengah.
Keributan bermula saat sekelompok warga menggeber-geber motor saat malam takbiran. Ketika hendak diamankan, situasi justru memanas dan berujung pada pemukulan terhadap petugas.
Polisi Militer telah melakukan olah TKP sekitar pukul 01.30 WITA dan langsung menahan dua oknum TNI yang masing-masing berasal dari Kodim Kendari dan satuan TNI di Sulawesi Tengah.
Penyidikan kini tengah fokus pada koneksitas antar-institusi, mengingat keterlibatan unsur militer dalam tindak pidana terhadap aparat kepolisian.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPKB Sultra Nyalakan Mesin Politik, Siap Tempur di Pemilu 2029 dan Pilkada 2030
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







