Kalapas Kendari Sentil Polres Baubau: Jangan Asal Tuduh Lapas Terlibat


Kendari - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kendari, Herman Mulawarman, angkat suara menanggapi pernyataan Polres Baubau yang menyebut kurir sabu berinisial AF mendapat arahan dari seorang bandar narkoba yang diduga berada di dalam Lapas Kendari.
Melalui pesan WhatsApp pribadinya kepada Sultranesia.com, Minggu (11/5), Herman menyayangkan pernyataan terbuka aparat kepolisian yang langsung mengaitkan Lapas Kendari tanpa koordinasi maupun klarifikasi terlebih dahulu.
“Seharusnya sebelum diberitakan oleh pihak yang menahan, ada komunikasi dulu dengan pihak lapas, supaya kami bisa cari tahu siapa napinya untuk ditindaki. Tapi kalau hanya diduga, itu kan tidak pasti,” ujar Herman tegas.
Menurutnya, keterangan dari kurir seperti AF tidak bisa serta-merta dijadikan dasar hukum. Dalam banyak kasus, tersangka menyebut “lapas” hanya untuk mengalihkan perhatian dari bandar sebenarnya yang masih beroperasi di luar.
“Kurir ini juga biasanya hanya menyebut diarahkan dari lapas, padahal mereka melindungi bandar besar yang ada di luar supaya aman. Bisa juga pada saat diperiksa, kurir ini merasa tertekan, jadi asal sebut saja,” tambahnya.
Herman juga menegaskan, dalam sejumlah kasus sebelumnya, ketika tersangka dipertemukan langsung dengan narapidana di Lapas Kendari, mereka sama sekali tidak saling mengenal.
Pernyataan Kalapas Kendari ini menjadi kritik tajam terhadap pola komunikasi aparat penegak hukum yang kerap menyeret nama institusi pemasyarakatan tanpa bukti valid dan proses konfirmasi yang layak.
Sebelumnya, pada Selasa (7/5) malam, Satres Narkoba Polres Baubau menangkap seorang pemuda berinisial AF (21) yang mengaku sebagai kurir sabu.
Dalam rilis resminya, Jumat (9/5), Polres Baubau menyebut AF mendapat instruksi dari seorang bandar yang diduga berada di dalam Lapas Kelas IIA Kendari. Hingga kini, penyelidikan masih berlanjut dan koordinasi dengan pihak lapas disebut tengah dilakukan.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPelaku Penipuan MiChat di Kendari Sudah Pernah Janji Tobat tapi Mengulang Lagi!
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







