Oknum Ngaku TNI Aniaya Warga di Konawe, Kasus Diselesaikan Lewat Adat Kalosara


Konawe - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang oknum yang mengaku sebagai anggota TNI di Desa Baini, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, akhirnya diselesaikan secara damai melalui mekanisme adat Kalosara, Jumat (4/4).
Penyelesaian secara adat itu dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Konawe, Ipda Bahar. Ia mengatakan bahwa prosesi damai disaksikan oleh berbagai pihak terkait, baik unsur pemerintah, aparat keamanan, maupun tokoh adat dan masyarakat.
“Bertempat di rumah kepala desa Baini telah dilaksanakan kegiatan penyelesaian secara kekeluargaan dengan Adat Kalosara terkait dugaan tindak pidana penganiyaan yang terjadi di Desa Baini,” ujar Bahar melalui keterangan resminya, Jumat (4/4).
Pihak-pihak yang hadir dalam penyelesaian adat tersebut antara lain Kepala Desa Baini Edy Saputra, Kepala Desa Tawarolondo Rasnawati, tokoh masyarakat Alludin bersama pelaksana adat Saiful, Danramil 1417-07 Sampara Kapten Inf. Djanuar, Kapolsek Sampara Ipda Kasibun, orang tua korban, serta saudara kandung dari oknum yang diduga sebagai pelaku.
“Perwakilan keluarga korban bersama perwakilan terduga pelaku sepakat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi secara kekeluargaan dengan Adat Kalosara,” tambah Bahar.
Dalam penyelesaian itu, kedua pihak sepakat atas sejumlah poin, termasuk kesediaan orang tua korban untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan adat, serta kesanggupan pihak terduga pelaku untuk menyiapkan isi adat dan menanggung biaya pengobatan korban.
“Hasil kesepakatan damai akan dibuatkan dalam berita acara dan dibawa ke Denpom Kendari,” tutup Bahar.
Penyelesaian secara adat Kalosara ini menjadi langkah restoratif dalam meredakan konflik dan mempertahankan harmoni sosial di tengah masyarakat Konawe.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaSapi Mati di Jerat, Kades Langkoroni Muna Salahkan Petani dan Ingatkan Wartawan
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







